Banjir dan Longsor di Kabupaten Luwu Sulsel, BNPB: Akses ke Kecamatan Latimojong Terputus dan Warga Terisolir

by -93 Views

Petugas penyelamatan gabungan terus berupaya melakukan pencarian dan pertolongan korban banjir dan tanah longsor yang melanda 13 Kecamatan di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan masih dilanjutkan hingga Minggu (5/5/2024).

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan Kecamatan Latimojong merupakan kecamatan dengan dampak terparah, akses menuju lokasi terdampak putus dan warga terisolir.

“Keadaan di Kecamatan Latimojong pada Minggu (5/5) sore bertambah parah akibat hujan deras masih terus mengguyur wilayah ini. Keadaan ini menimbulkan titik longsoran baru, jalan menuju Latimojong ambles sepanjang 100 meter, beberapa jembatan penghubung desa putus,” kata Aam sapaan karibnya dalam keterangannya.

Aam menambahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu melaporkan untuk sementara penyaluran logistik kepada warga terdampak di 12 desa di Kecamatan Latimojong dilakukan dengan bantuan helikopter milik TNI Angkatan Udara (AU) dan Polda Sulawesi Selatan.

Lebih lanjut, Aam menyebut laporan terbaru mencatat 12 orang meninggal dunia. Data ini diperbarui setelah satu anak balita yang dilaporkan hilang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

“Rincian korban meninggal antara lain delapan orang warga Kecamatan Latimojong dan empat orang warga Desa Poringan, Kecamatan Suli Barat,” ungkapnya.