Kenapa Mazda Mematikan Tombol Sekarat: Alasan Konsumen Menginginkannya

by -170 Views

Mazda CX-5 Generasi Baru: Mengapa Tombol Sedang Disukai oleh Konsumen?

Mazda CX-5 telah menjadi model terlaris Mazda sejak peluncurannya pada tahun 2012, dengan penjualan mencapai 4.761.329 unit. Generasi ketiga dari model ini baru saja diluncurkan, menampilkan desain luar yang terlihat seperti evolusi dari pendahulunya namun dengan perubahan revolusioner pada bagian interior.

Tanggapan dari debut CX-5 generasi baru tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar konsumen tidak terlalu menyukai desain dasbor yang minimalis. Meskipun banyak komentar meminta adanya kenop dan tombol fisik, Mazda memutuskan untuk menghilangkan sebagian besar kontrol tradisional berdasarkan studi internal mereka yang menunjukkan bahwa konsumen lebih memilih sistem infotainment dengan layar sentuh yang besar.

Menurut Tamara Mlynarczyk, manajer urusan publik Mazda North American Operations, implementasi layar sentuh yang besar dan pengurangan kontrol tradisional pada CX-5 baru merupakan respons terhadap umpan balik pelanggan. Dengan begitu, Mazda mengembangkan antarmuka manusia-mesin (HMI) baru yang memprioritaskan kemudahan penggunaan dan keselamatan berkendara.

Mazda sebelumnya menentang penggunaan layar sentuh berlebihan, namun dengan CX-5 generasi baru, perusahaan tersebut menunjukkan pergeseran paradigma yang signifikan. Langkah ini diikuti oleh model lainnya, seperti sedan listrik EZ-6 dan crossover listrik EZ-60, yang juga memiliki dasbor yang didesain berfokus pada layar sentuh besar.

Trend ini juga terlihat pada produsen mobil lainnya, seperti BMW yang telah menghilangkan tombol putar gayanya dari model-model terbarunya. Meskipun demikian, masih perlu dilihat apakah Mazda akan melanjutkan tren ini ke model-model masa depannya. Namun, dengan semakin banyak konsumen yang menginginkan layar sentuh besar, kemungkinan trend ini akan berlanjut di industri otomotif.

Source link