Porsche terkenal sebagai produsen mobil yang selalu berinovasi dalam mengembangkan kendaraan masa depan tanpa terlalu mengandalkan warisan mereka. Meskipun Porsche 911 masih mempertahankan desain khasnya selama 62 tahun, perusahaan ini selalu mengusung teknologi mutakhir. Namun, keputusan Porsche untuk menggunakan suara V-8 palsu pada Cayenne EV mendatang cukup mengejutkan.
Menurut Autocar, suara V-8 tersebut dipompa melalui speaker dan diklaim berasal dari “mesin V-8 Porsche asli.” Hal ini bertentangan dengan Taycan dan Macan, mobil listrik Porsche lainnya yang menggunakan suara yang dirancang khusus tanpa menyerupai mesin pembakaran internal. Meskipun suara V-8 dapat memberikan sensasi yang lebih akrab, terdapat kekhawatiran tentang keberadaan transmisi palsu pada Cayenne EV.
Sementara beberapa mobil listrik lain seperti Hyundai Ioniq 6 N atau Kia EV6 GT menggunakan transmisi sintetis untuk memperhalus pengalaman berkendara, Porsche tampaknya enggan mengikuti tren tersebut. Lars Kern, kepala pengembangan Porsche, bahkan menyatakan bahwa mobil listrik sudah superior dibandingkan dengan mesin pembakaran internal, sehingga menolak untuk mensimulasikan hal yang sudah terjadi di masa lalu.
Meskipun demikian, beberapa spekulasi muncul mengenai bagaimana Porsche akan menghadapi mobil listrik di masa depan. Mungkin saja gearbox sintetis akan dijadikan pilihan pada model-model seperti 718 listrik yang akan datang. Meskipun banyak hal bisa berubah sebelum produksi Cayenne EV dimulai pada tahun 2026, kita tetap penasaran dengan arah yang akan diambil Porsche dalam menghadapi era mobil listrik.





