Penjualan Tesla di Eropa mengalami penurunan signifikan selama enam bulan pertama tahun ini. Data Force melaporkan penurunan sebesar 33% dalam penjualan Tesla di Uni Eropa, pasar EFTA, dan Inggris. Hal ini membuat Tesla kehilangan posisi teratas sebagai produsen mobil listrik terlaris di wilayah tersebut, dengan Volkswagen kini menjadi raja baru. Meskipun Tesla Model Y tetap menjadi mobil listrik terlaris di Eropa, penjualannya juga mengalami penurunan lebih dari 30%.
Selain Volkswagen, produsen mobil listrik lainnya seperti BMW, Skoda, dan Renault juga mencatat peningkatan penjualan yang signifikan. BMW kini menduduki peringkat ketiga dalam daftar produsen mobil listrik terlaris di Eropa, sementara Skoda mencetak peningkatan penjualan sebesar 146%, dan Renault mengalami peningkatan penjualan sebesar 58%. Meskipun Elon Musk, CEO Tesla, menyatakan adanya “rebound besar” dalam permintaan mobil listrik Tesla setelah peningkatan produksi Model Y, penurunan penjualan masih terjadi di Eropa.
Berdasarkan data penjualan awal dari Data Force, pasar mobil listrik Eropa secara keseluruhan mengalami peningkatan sebesar 24% dari tahun sebelumnya. Selama paruh pertama tahun ini, Tesla Model Y, Tesla Model 3, Volkswagen ID.4, Volkswagen ID.7, dan Volkswagen ID.3 menjadi mobil listrik terlaris di Eropa. Meskipun pangsa pasar mobil listrik terus berkembang, penjualan Tesla di Eropa mengalami penurunan yang signifikan, sementara produsen lain seperti Volkswagen dan BMW berhasil meningkatkan penjualannya.





