Polresta Tangerang mengungkapkan kronologi kejadian di Stasiun Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, di mana sekelompok ojek pangkalan memaksa penumpang taksi online untuk turun. Peristiwa ini terjadi pada Jumat sekitar jam 2 siang. Sebuah pasangan suami istri memesan taksi online di depan stasiun, namun disergap oleh beberapa ojek pangkalan yang menegur sopir taksi tersebut. Penumpang wanita ikut terlibat dalam adu mulut, dan akhirnya dipaksa turun dari mobil untuk naik ojek pangkalan.
Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, bersama timnya segera merespons kejadian ini. Mereka memberikan edukasi kepada tukang ojek pangkalan agar tidak bertindak impulsif dan mengedukasi pengemudi taksi online juga. Indra menyampaikan pentingnya menyelesaikan masalah dengan damai karena sama-sama mencari nafkah. Video kejadian ini viral di media sosial, menunjukkan keberadaan pengemudi ojek pangkalan yang memaksakan penumpang turun di Stasiun Tigaraksa.
Polresta Tangerang menegaskan bahwa tindakan yang menyebabkan keresahan akan ditindaklanjuti. Oleh karena itu, mereka mengimbau kepada tukang ojek pangkalan untuk tidak merugikan diri sendiri dengan tindakan semacam ini. Kejadian ini menjadi perhatian publik dan mengingatkan akan pentingnya penyelesaian konflik dengan cara yang tepat.





