Mengatasi Kekhawatiran Tentang Supercar Listrik: Tips dan Solusi

by -180 Views

Maserati telah membuat keputusan untuk membatalkan pengembangan mobil listrik MC20 setelah mendapati bahwa pelanggan lebih tertarik pada mesin berbahan bakar internal (ICE). Davide Danesin, Kepala Teknik Maserati, memberikan penjelasan bahwa minat terhadap supercar bertenaga listrik belum sepenuhnya berkembang, dan masih banyak konsumen yang mencari pengalaman berkendara dengan mesin ICE murni.

Alasan di balik keputusan ini sebagian besar berkaitan dengan kompleksitas dan kelemahan yang dimiliki oleh mobil listrik, termasuk bobot tambahan dan perangkat keras yang diperlukan. Oleh karena itu, Maserati kini lebih fokus pada pengembangan model bertenaga bensin yang akan memberikan pengalaman berkendara sesuai dengan keinginan para konsumen. Bahkan, diketahui bahwa kemungkinan mobil terbatas Maserati akan dilengkapi dengan gearbox manual, yang menjadi kejutan tersendiri bagi para pecinta mobil dengan tiga pedal.

Pada masa mendatang, Maserati dan Alfa Romeo diharapkan akan bekerja sama lebih erat untuk mengembangkan supercar bermesin bakar bensin yang lebih canggih. Kabar mengenai peningkatan performa mesin pada model Granturismo juga menjadi sorotan, dengan harapan menghasilkan lebih dari 621 hp tanpa bantuan listrik. Selain itu, Alfa Romeo juga sedang mengembangkan model berorientasi volume sebagai bagian dari strategi bisnis yang solid.

Kendati demikian, tantangan terus menerpa industri otomotif, terutama terkait dengan regulasi emisi yang semakin ketat dan pajak yang lebih tinggi untuk kendaraan berbahan bakar ICE. Hal ini membuat investasi pada mobil sport berbahan bakar bensin semakin sulit untuk dibenarkan. Sebagai contoh, di Irlandia, BMW M3 dapat menjadi lebih mahal daripada M5 karena regulasi emisi yang lebih rendah untuk plug-in hybrid.

Source link