Chevrolet Bolt 2027 diharapkan akan menjadi mobil listrik paling terjangkau di Amerika Serikat. Mobil ini akan menggunakan baterai lithium iron phosphate (LFP) dari luar Amerika Utara, dengan General Motors membeli baterai dari pemasok China, CATL. GM mengonfirmasi bahwa ini merupakan langkah sementara sebelum produksi baterai LFP di Amerika Serikat. Chevy Bolt 2027 akan memiliki port pengisian daya yang bergaya Tesla.
GM memutuskan untuk mengimpor baterai dari China untuk model ini, berbeda dengan model EV lainnya yang menggunakan baterai buatan Amerika Serikat. Hal ini diprediksi dapat mempengaruhi rencana keuangan GM, namun perusahaan yakin masih bisa mendapatkan keuntungan dari Bolt 2027. Meski impor baterai dari China memiliki tarif sekitar 80%, hal tersebut tidak akan memengaruhi pemasaran Bolt baru, terutama dengan berakhirnya kredit pajak federal sebesar $7.500 pada 30 September.
Chevrolet Bolt 2027 diharapkan menjadi penyempurnaan dari model sebelumnya, dengan perkiraan harga di bawah $30.000. GM juga sedang bekerja sama dengan LG Energy Solution untuk membuka pabrik baterai LFP di Tennessee pada akhir 2027. Meski GM harus menanggung biaya yang mahal untuk impor baterai dari China, perusahaan optimis dapat mencapai hasil yang menguntungkan. Selain itu, mereka telah merilis beberapa detail menarik mengenai mobil listrik ini, seperti port pengisian daya yang bergaya Tesla dan lampu LED di bagian depan dan belakang.





