Pada tahun 2022, produsen mobil Czinger dari Amerika Serikat mengumumkan rencana untuk memperluas jajaran produknya dengan grand tourer dan SUV yang akan menyaingi Lamborghini Urus. Namun, rencana tersebut akhirnya dibatalkan menurut George Biggs, CCO perusahaan. Biggs menyatakan bahwa fokus Czinger seharusnya pada kesinambungan dan kemewahan merek, bukan sekadar mengikuti tren SUV. Sebagai gantinya, perusahaan akan menyesuaikan dan merevisi 21C dengan varian baru sampai tahun 2035, dengan contoh seperti pengaturan tempat duduk normal dan model yang lebih berorientasi pada kinerja.
Czinger secara teknis didirikan pada tahun 2019 tetapi memiliki akar dari Divergent Technologies yang menggunakan pencetakan 3D untuk suku cadang mobil. Dengan filosofi yang berbeda dan fokus pada teknologi baru, Czinger berencana untuk terus menciptakan inovasi di industri otomotif. George Biggs berbagi bahwa insinyur perusahaan sering kali memiliki ide fantastis yang diintegrasikan ke dalam roadmap teknologi perusahaan. Czinger tetap berkomitmen untuk membawa inovasi melalui model-model masa depan yang mereka kembangkan.





