Mercedes Berencana Mengakuisisi Mesin BMW

by -167 Views

Rumor terbaru dalam dunia otomotif menyebutkan kemungkinan adanya kerjasama antara Mercedes-Benz dan BMW terkait penggunaan mesin empat silinder BMW dalam mobil Mercedes-Benz mulai tahun 2027. Mesin tersebut diyakini berasal dari varian B48 2.0 liter turbocharged yang umum digunakan pada model BMW saat ini. Alasan di balik kerjasama ini adalah untuk mengisi kekosongan dalam jajaran produk Mercedes-Benz sebagai motor PHEV atau pemanjang jarak tempuh, sesuai dengan laporan dari Autocar. Mesin B48 tersebut, diproduksi di Steyr, Austria, dirancang dengan fleksibilitas yang tinggi untuk digunakan dalam tata letak memanjang dan melintang, cocok untuk berbagai model Mercedes-Benz kompak dan menengah.

Meskipun Mercedes-Baru baru ini memperkenalkan mesin empat silinder baru, M252, yang telah digunakan pada model CLA dengan teknologi mild-hybrid, mesin tersebut tidak cocok untuk aplikasi plug-in hybrid dan diproduksi di Cina, yang berpotensi menimbulkan biaya tarif tinggi untuk model yang dijual di Amerika Serikat. Kemungkinan kemitraan antara Mercedes dan BMW juga berpotensi menciptakan pabrik mesin bersama di AS, yang berpeluang untuk menghindari tarif tersebut.

Rumor ini muncul di tengah upaya Mercedes-Benz untuk memperluas jajaran produknya di tengah perlambatan pasar mobil listrik secara global. Perusahaan sebelumnya berjanji akan berpindah ke mobil listrik pada tahun 2030, sebelum akhirnya menarik kembali janji tersebut pada tahun 2024. CEO Mercedes-Benz, Ola Källenius, bahkan menyatakan bahwa teknologi pembakaran internal akan tetap menjadi fokus perusahaan hingga tahun 2030-an.

BMW memiliki sejarah dalam memasok mesin untuk berbagai produsen mobil, termasuk Morgan, Ineos, dan Range Rover. Jika kerjasama antara Mercedes-Benz dan BMW terwujud, ini akan menjadi kali pertama dua produsen mobil mewah Jerman berbagi powertrain dalam skala besar. Meskipun kabar ini masih sebatas rumor, potensi kerjasama ini menjadi perhatian dalam industri otomotif internasional.

Source link