Polisi berhasil menangkap lima remaja yang terlibat dalam aksi tawuran antara dua kelompok di Jembatan Tongtek, di perbatasan Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan dengan Jatinegara, Jakarta Timur. Kepala Unit Reskrim Polsek Jatinegara, AKP Eko Bayu, mengungkapkan bahwa kelima remaja tersebut merupakan anak berhadapan dengan hukum. Mereka terlibat dalam tawuran di Jembatan Tongtek yang berujung pada saling lempar batu. Penyebab pasti dari bentrokan dua kelompok remaja ini belum diketahui sepenuhnya, namun para pelaku tawuran tersebut berhasil membubarkan diri saat pihak kepolisian tiba di lokasi kejadian.
Eko juga menyebutkan bahwa saat diamankan, tidak ditemukan senjata tajam dari para pelaku. Kelima remaja tersebut tidak ditahan, namun akan menjalani proses pembinaan oleh Polres Metro Jakarta Timur untuk mencegah tindakan serupa terulang. Sebuah video aksi tawuran antara dua kelompok remaja ini menjadi viral setelah diunggah di akun Instagram @kabar.jaktim, menunjukkan kejadian di mana dua kelompok saling lempar batu.
Beberapa warga terlihat berupaya untuk menghentikan aksi tawuran agar tidak meluas, dan bubar setelah polisi tiba di lokasi. Tidak hanya itu, upaya untuk menjaga pergaulan dan menghindari tawuran antarpelajar di Jakarta semakin ditekankan. Tindakan kepolisian yang berhasil menangkap para pelaku tawuran juga dilakukan di berbagai daerah, termasuk di Matraman Jaktim dan Cilincing. Kejadian serupa semakin menekankan betapa pentingnya pembinaan remaja untuk mencegah terjadinya tawuran di lingkungan sekitar.





