Seorang nelayan yang sedang melaut menemukan jasad pria mengambang di perairan Pulau Pari, Kecamatan Pulau Seribu Selatan, Kabupaten Kepulauan Seribu, pada Kamis pagi. Jasad tersebut ditemukan sekitar pukul 09.00 WIB dan dilaporkan ke pos polisi terdekat untuk evakuasi. Kasat Reskrim Polres Kepulauan Seribu, AKP Santri Dirga Setadatri, menyatakan bahwa jasad tersebut sudah dalam kondisi membengkak dan belum diketahui identitasnya. Berdasarkan fisik jasad, diyakini bahwa korban telah meninggal dunia lebih dari satu hari.
Menanggapi kemungkinan kaitan dengan korban kapal tenggelam di Pulau Bokor, belum bisa dipastikan apakah jasad tersebut terkait dengan kejadian tersebut. Saat ini, jasad tersebut sedang dalam perjalanan menuju Dermaga Marina Ancol dan selanjutnya akan dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk pemeriksaan lebih lanjut. Proses autopsi akan dilakukan untuk mengungkap penyebab kematian dan mengidentifikasi korban. Polda Metro Jaya masih terus menyelidiki kasus ini serta tim gabungan masih berupaya menemukan korban kapal tenggelam di Pulau Bokor.
Kisah penemuan jasad di perairan Pulau Pari ini menjadi sorotan pada hari itu. Upaya identifikasi dan mengetahui penyebab kematian korban masih dalam proses. Semua pihak berharap agar kejadian tersebut dapat segera terungkap dan memberikan kepastian bagi keluarga korban. Copyright © ANTARA 2025.



