Potensi Perlawanan Kartel Narkoba: Prediksi BNN

by -52 Views

Pihak Badan Narkotika Nasional (BNN) RI telah melakukan prediksi terkait potensi perlawanan dari kartel narkoba saat melaksanakan penggerebekan di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Rabu. Direktur Penindakan dan Pengejaran BNN RI, Brigjen Roy Hardi Siahaan mengatakan bahwa sebelumnya mereka sudah memantau dan mengantisipasi kemungkinan terjadinya perlawanan tersebut. Selama penggerebekan, kelompok masyarakat di lokasi tersebut melakukan perlawanan dengan menggunakan senjata tajam seperti samurai, kembang api, dan mercon sebagai upaya untuk menghalangi petugas. Meskipun terjadi perlawanan, pihak kepolisian berhasil mengantisipasi agar operasi narkoba tetap berjalan lancar tanpa adanya anggota yang terluka.

Pada penggerebekan tersebut, sebanyak 18 orang terkait dengan kartel narkoba berhasil ditangkap bersama dengan barang bukti. Pasukan Brimob yang dilengkapi dengan gas air mata dan tameng juga menghadapi perlawanan dari kelompok massa yang diduga sebagai suruhan dari kartel narkoba Kampung Bahari. Polisi terpaksa menggunakan tembakan gas air mata untuk membubarkan kerumunan massa, namun sebaliknya mereka juga mendapatkan serangan balik dari tembakan petasan. Personel Brimob bahkan dilempari dengan batu dan dihadapi dengan senjata tajam oleh kelompok massa saat melakukan penggerebekan.

Keberhasilan pihak kepolisian dalam mengatasi gangguan ketertiban tersebut membuat operasi narkoba bisa berjalan tanpa hambatan berarti. Hingga saat ini, belum dilaporkan adanya anggota yang mengalami luka. Perlawanan intensif yang dilakukan oleh kartel narkoba di Kampung Bahari, Jakarta Utara menunjukkan betapa seriusnya upaya pemberantasan peredaran narkoba di wilayah tersebut. Sekali lagi, keberhasilan pihak kepolisian patut diapresiasi atas pengungkapan kasus ini.

Source link