Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, baru saja memberikan gelar Pahlawan Nasional kepada sepuluh tokoh pada peringatan Hari Pahlawan 2025 di Istana Negara, Jakarta. Keputusan ini didasarkan pada Keppres Nomor 116/TK/Tahun 2025. Salah satu penerima gelar tersebut adalah almarhum Sultan Zainal Abidin Syah asal Maluku Utara yang diakui dalam Bidang Perjuangan Politik dan Diplomasi. Zainal Abidin Syah dikenal karena perannya dalam mempertahankan kedaulatan wilayah Indonesia Timur, terutama Papua Barat, agar tetap menjadi bagian dari NKRI. Lahir di Soa-Sio, Tidore, Maluku Utara, pada 1912, Zainal Abidin Syah dikenal sebagai “Penjaga Timur Indonesia” karena pendidikannya yang beragam. Ia menjadi Sultan Tidore pada tahun 1947 dan menjadi Gubernur Irian Barat (sekarang Papua) pertama pada tahun 1956. Pengabdian Zainal Abidin Syah terhadap kedaulatan NKRI patut diapresiasi dan mengilhami generasi masa kini. Semoga keberanian dan keteguhannya dalam melindungi wilayah ini terus dikenang dan dijadikan contoh bagi kita semua.
Perjuangan Zainal Abidin Syah untuk Irian Barat dalam NKRI





