Klarifikasi Kepala BNPB: Tenda Pengungsi di Aceh Tamiang Terhambat Akses

by -59 Views

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, memberikan tanggapan terhadap kritik publik terkait keterlambatan distribusi tenda pengungsian di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh. Ia menegaskan bahwa bantuan tenda telah segera dikirim begitu akses darat menuju wilayah terdampak bencana terbuka. Sekitar 30 tenda besar dan 1.000 tenda keluarga sudah dikirimkan, dan jumlah itu akan terus bertambah. Menurut Suharyanto, penundaan distribusi tenda bukan karena alasan politis, tetapi karena kendala akses. Sebelum jalur darat terbuka, BNPB lebih dulu mengirimkan makanan dan kebutuhan dasar lewat udara karena keterbatasan kapasitas helikopter untuk membawa tenda. Suharyanto juga menegaskan bahwa dirinya merupakan pejabat pertama yang melakukan pendataan langsung di lapangan pasca-bencana di Aceh Tamiang, di mana salah satu kebutuhan mendesak yang diidentifikasi adalah tenda pengungsian dan tenda keluarga. Wilayah Aceh Tamiang baru bisa dilalui kendaraan darat beberapa hari terakhir melalui jalur Medan, dan setelah itu BNPB intensif mengirimkan bantuan logistik dalam skala besar. Suharyanto berharap media dapat menyajikan informasi secara objektif dan menghimpun keterangan dari berbagai pihak serta mengakui bahwa kritik publik sebagai pengingat penting bagi BNPB untuk terus meningkatkan respons dan pelayanan di lapangan. Ini semua terjadi di tengah meningkatnya sorotan publik terhadap penanganan bencana di Aceh Tamiang, di mana banyak pihak berharap distribusi bantuan tidak hanya cepat tapi juga merata dan transparan. BNPB telah menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan sistem logistik dan komunikasi serta memastikan kebutuhan dasar para pengungsi terpenuhi tanpa harus menunggu momen seremonial atau kunjungan pejabat.

Source link