Porsche Mengakui Kecepatan Inovasi Pabrikan Mobil Cina

by -69 Views

Porsche tengah menghadapi tantangan di pasar Tiongkok dengan penjualan mobil turun sebanyak 28 persen pada tahun 2024. Meskipun demikian, perusahaan memiliki rencana untuk “Memenangkan Kembali Cina” walaupun menyadari bahwa kembali ke level penjualan sebelumnya tidaklah realistis. CEO Porsche Cina, Alexander Pollich, menyatakan bahwa persaingan di Tiongkok sangat ketat, terutama dengan laju inovasi yang cepat. Penjualan terdampak oleh masuknya mobil listrik dengan harga lebih murah dan ambang batas pajak barang mewah yang lebih rendah. Hal ini membuat Porsche mengurangi jumlah gerainya dari 150 menjadi 120, dengan rencana untuk hanya memiliki 80 gerai pada akhir tahun depan. Meskipun demikian, perusahaan tetap berkomitmen untuk memasarkan mobil listrik seperti Cayenne Electric dan 718 EV di Tiongkok. Meski Porsche mempertimbangkan strategi baru untuk bertahan di pasar yang berubah, rencana untuk merek kedua belum ada dalam agenda perusahaan. Meskipun Porsche tidak merencanakan pengiriman semi-knocked-down (SKD) atau completely-knocked-down (CKD) ke Cina untuk perakitan lokal, saingan utamanya BMW, Mercedes, dan Audi juga mengalami penurunan penjualan di Tiongkok. Saat ini, pasar mobil Tiongkok yang sangat kompetitif dipengaruhi oleh kebangkitan produsen mobil lokal dan minat yang meningkat pada mobil listrik.

Source link