Volvo akan segera mengakhiri produksi mobil SUV terakhirnya di Amerika Serikat dalam beberapa bulan ke depan. Hal ini menandai akhir dari model V60 Cross Country, dengan pemesanan akan ditutup pada akhir Januari dan produksinya di AS dijadwalkan berakhir pada bulan April. Meskipun V60 akan tetap tersedia di pasar lain, keputusan untuk menghentikan produksi mobil wagon terakhir ini menyusul penghentian V60 Polestar Engineered. Meskipun begitu, Volvo tidak menutup kemungkinan untuk membawa kembali model wagon di masa depan, menggugah harapan dengan menyebut V60 CC sebagai “generasi Volvo wagon”.
Alasan di balik penutupan produksi mobil wagon Volvo di AS adalah karena minat pasar yang terus bergeser menuju SUV. Dengan penjualan mobil wagon yang lambat, perusahaan harus menyesuaikan portofolio produknya. Di Amerika Serikat, telah terjual sekitar 3.630 unit V60 Cross Country dan hanya 30 unit V60 biasa hingga November 2025. Meskipun demikian, Volvo menyediakan V60 Cross Country dengan harga mulai dari $53.495 untuk trim Plus dan $58.795 untuk versi Ultra.
Meski demikian, Volvo tidak sepenuhnya meninggalkan mobil-mobil tradisional. Merek ini masih menjual sedan S90 di beberapa pasar tertentu, serta ES90 yang merupakan mobil listrik liftback lima pintu. Meskipun pasar terus berubah, Volvo tetap berkomitmen untuk menyediakan berbagai opsi mobil yang menarik dan inovatif bagi para konsumennya.





