Banjir Bandang di Kalsel: Status Siaga Dini Tekan Dampak

by -45 Views

Banjir bandang terjadi akibat curah hujan ekstrem yang melanda enam kabupaten di Kalimantan Selatan pada Desember 2025. Ribuan warga terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih aman untuk menghadapi bencana tersebut. Pemerintah Provinsi Kalsel segera mengaktifkan status siaga bencana yang telah ditetapkan sebelumnya, langkah ini dianggap efektif dalam mengurangi korban jiwa dan dampak sosial yang lebih luas. Debit air meluap drastis akibat curah hujan ekstrem, dengan genangan mencapai setinggi atap rumah di beberapa titik. Enam kabupaten yang terdampak parah adalah Tabalong, Balangan, Banjar, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Utara, dan Tanah Laut. Bencana ini menjadi bencana hidrometeorologi terbesar di wilayah Kalimantan pada akhir tahun 2025. Di Kabupaten Balangan, BPBD mencatat bahwa 1.466 rumah terendam dan 1.615 kepala keluarga terdampak langsung. Evakuasi warga dilakukan ke posko pengungsian yang telah disiapkan. Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, menyatakan bahwa respons cepat dalam penanganan bencana ini adalah hasil dari kesiapsiagaan dini yang telah disiapkan pemerintah daerah.

Source link