Center for Budget Analysis (CBA) mendesak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur untuk segera mengusut dugaan keterlibatan Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, dalam dua isu sensitif daerah. Sorotan tajam muncul setelah pemanggilan dan pemeriksaan terhadap seorang warga, Lia Winarso, oleh Dinas Pendidikan Banyuwangi pada 9 Desember 2025. Direktur Eksekutif CBA, Uchok Sky Khadafi, menilai kasus Lia Winarso sebagai indikasi adanya kejengkelan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi terhadap kritik terkait isu Tambang Emas Tumpang Pitu. Menurut Uchok, sikap Pemkab Banyuwangi ini tidak terlepas dari kepentingan langsung daerah dalam proyek pertambangan tersebut. Pemkab Banyuwangi tercatat memiliki saham di PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) tanpa pembayaran tunai di awal, melainkan melalui mekanisme pemotongan dividen setiap tahunnya. Berdasarkan hal ini, CBA meminta Kejati Jawa Timur untuk menyelidiki lebih lanjut keterlibatan Bupati Banyuwangi dalam kasus ini.
CBA Desak Usut Keterlibatan Bupati Banyuwangi di Isu Tumpang Pitu – portal7.co.id





