Polres Jakpus Sukses Gagalkan Peredaran Sabu 50 Kg

by -46 Views

Di Jakarta, Polres Metro Jakarta Pusat berhasil menggagalkan upaya peredaran narkotika jenis sabu seberat 50 kilogram dengan menangkap seorang pria berinisial IR. Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Wisnu Kuncoro, mengatakan bahwa informasi tentang pengiriman sabu di Pelabuhan Merak menjadi titik awal operasi. Dari situ, tim berhasil mengikuti mobil yang diduga membawa sabu hingga ke Bekasi. Saat mobil tersebut tiba di Jalan Diponegoro, Kecamatan Tambun Selatan, Bekasi, petugas berhasil menangkap IR yang akan mengambil mobil Mitsubishi Pajero yang berisi sabu itu.

Selama pengintaian, petugas menemukan sabu yang disembunyikan di dalam mobil Pajero. Inisial IR mengaku mendapatkan perintah dari seseorang yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) untuk menjemput dan mengantarkan sabu tersebut ke Kampung Bahari, Jakarta Utara. Dia mengaku dibayar Rp20 juta namun baru menerima uang jalan sebesar Rp1,5 juta. Modus operandi pengiriman sabu ini melibatkan penggunaan towing untuk mengangkut mobil ke daerah Tambun.

Dengan pengungkapan kasus ini, Polres Metro Jakarta Pusat berhasil mencegah peredaran narkotika jenis sabu sebesar 50 kilogram. Hal ini merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam memberantas peredaran narkoba di Indonesia. Aksi yang dilakukan oleh pihak kepolisian ini sejalan dengan program pemerintah untuk menciptakan lingkungan yang bersih dari narkotika. Semua pihak diharapkan dapat berperan aktif dalam memberantas peredaran narkotika demi mewujudkan masyarakat yang sehat dan berkualitas.

Dengan hasil penangkapan ini, Polres Metro Jakarta Pusat memiliki bukti nyata akan upaya mereka dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah Jakarta. Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat terus melakukan upaya pencegahan dan deteksi dini terhadap peredaran narkoba agar masyarakat dapat terhindar dari bahaya yang ditimbulkan oleh penggunaan narkotika. Dengan kerjasama antara masyarakat dan kepolisian, diharapkan peredaran narkotika di Indonesia dapat diminimalisir dan memberikan perlindungan terhadap generasi muda dari ancaman narkotika.

Source link