Mercedes sedang mempersiapkan debut facelift S-Class mereka pada 29 Januari dengan rilis detail lebih lanjut tentang perubahan yang akan terjadi. CEO Ola Källenius berbicara dengan YouTuber Justin Tse tentang semua perubahan yang ada pada model S-Class terbaru. Facelift untuk model tahun 2026 ini akan menyertakan 2.700 komponen baru atau yang diperbarui di dalamnya, mencakup sekitar setengah dari total bagian kendaraan.
Salah satu tambahan menarik yang akan hadir adalah sabuk pengaman berpemanas. Fitur ini akan menjadi bagian dari penyegaran paruh siklus S-Class, mengikuti jejak konsep Experimental Safety Vehicle (ESF) yang juga menampilkan sabuk pengaman dengan pemanas. Mercedes berharap bahwa pemanasan sabuk ini akan meningkatkan kenyamanan dan keselamatan penumpang, terutama saat cuaca dingin.
Selain manfaat kenyamanan dan keselamatan, sabuk pengaman berpemanas juga dapat memberikan manfaat dalam hal efisiensi. Dengan mengurangi energi yang dibutuhkan untuk menghangatkan kabin, sistem ini dapat meningkatkan efisiensi baterai dan jarak tempuh mobil listrik. Teknologi ZF yang digunakan dalam pemanas sabuk ini dapat menghitung keluaran pemanasan berdasarkan faktor-faktor seperti suhu luar, suhu kabin, dan jumlah sinar matahari yang diterima oleh kendaraan.
Meskipun sabuk pengaman berpemanas mungkin terdengar seperti hal yang tidak penting, manfaatnya yang mencakup kenyamanan, keselamatan, dan efisiensi membuatnya sulit diabaikan. Bagi Mercedes, fitur ini merupakan langkah evolusi yang masuk akal, meskipun kemungkinan akan menjadi opsional dengan biaya tambahan. Selain itu, meskipun fitur ini menarik, tampaknya Mercedes tidak akan mengubah beberapa kritik terhadap interior S-Class, seperti kontrol fisik yang minim dan kualitas material yang diragukan.
Manfaat Sabuk Pengaman Berpemanas pada Mercedes S-Class





