Mercedes GLC EV: Prediksi Keberhasilan Jualan

by -41 Views

Mercedes-Benz GLC listrik terbaru menjadi langkah penting bagi pabrikan asal Jerman tersebut. Perusahaan mencurahkan banyak upaya untuk generasi EV berikutnya, dimulai dari nol lewat platform baru dan spesifikasi teknis yang menarik perhatian. Kini, semua kerja keras itu tampaknya mulai membuahkan hasil, dengan Mercedes kesulitan mengejar permintaan untuk GLC EV baru ini. SUV listrik ini memulai debutnya di Jerman pada September lalu, dan konsumen Eropa sudah bisa melakukan pemesanan untuk EV yang mendukung pengisian cepat tersebut. Menurut Mercedes-Benz, buku pemesanan “sudah terisi hingga paruh kedua 2026,” yang menandakan banyak orang ingin memiliki EV yang serba bisa, mampu menempuh jarak lebih dari 644 km dalam sekali pengisian penuh dan mengisi ulang baterai dalam waktu kurang dari 30 menit. Mercedes juga menyebut GLC with EQ Technology saat ini sudah diproduksi dengan tiga shift di pabrik Bremen, Jerman, ditambah shift pada hari Sabtu untuk memenuhi permintaan. Jika itu masih belum cukup, Mercedes-Benz akan memperluas produksi di pabrik lain untuk mengejar kebutuhan pasar. Pengiriman Mercedes-Benz GLC 400 4Matic untuk pasar AS akan dimulai pada akhir 2026, sementara penjualan GLC 300+ yang lebih terjangkau menyusul pada awal 2027. Meski begitu, harga resminya saat masuk ke dealer di Amerika masih belum diketahui. Di Jerman, GLC 400 4Matic dibanderol mulai €67.716,95 (sekitar $79.500). GLC 300+ versi dasar berpenggerak roda belakang dan menawarkan tenaga 275 kW dengan torsi 503 Nm. Sementara itu, GLC 400 4Matic dibekali dua motor listrik dengan total 360 kW dan torsi 808 Nm, serta akselerasi 0-60 mph dalam 4,4 detik. Kedua versi dapat mengisi daya dari 10-80% dalam waktu kurang dari 24 menit, dengan puncak daya pengisian 330 kW, sedangkan jarak tempuh maksimalnya akan berada di atas 644 km dalam sekali pengisian penuh. Jadi, GLC listrik terbaru dari Mercedes-Benz memang menjadi sorotan, baik dari sisi teknologi maupun permintaan pasar yang tinggi.

Source link