Jaguar telah mengambil langkah radikal dengan mengakhiri total model-modelnya yang menggunakan mesin pembakaran internal setelah unit terakhir F-Pace keluar dari lini perakitan di pabrik Solihull, Inggris. Dengan demikian, setelah 90 tahun produksi, lini ICE Jaguar berakhir. Meskipun mobil listrik Type 00 segera hadir dalam versi produksi, laporan terbaru dari The Times mencatat bahwa Jaguar sedang mempertimbangkan penambahan mesin bensin sebagai generator untuk meningkatkan jarak tempuh. Mesin pembakaran tersebut tidak akan menggerakkan roda, tetapi berfungsi untuk mengisi ulang baterai saat kendaraan berjalan.
Jaguar menyebut jarak tempuh listrik Type 00 Concept mencapai 770 km menurut siklus WLTP dan 692 km menurut EPA. Namun, untuk mengatasi kekhawatiran range anxiety, versi produksi Type 00 mungkin hadir dengan kemampuan jarak tempuh hingga 1.100 km dengan bantuan mesin bensin. Meski belum ada konfirmasi resmi, laporan menunjukkan bahwa versi dengan pemanjang jarak tempuh kecil mungkin akan diluncurkan bersamaan dengan EV standar.
Sementara Jaguar masih menegaskan komitmennya untuk menjadi merek otomotif mewah khusus listrik, munculnya rencana ini membingungkan. Pemanjang jarak tempuh dengan mesin bensin mungkin akan hadir di kemudian hari, bersamaan dengan versi EV baterai murni. Meski ada kemungkinan harga untuk opsi pemanjang jarak tempuh lebih tinggi dari versi listrik standar, Jaguar terus mengeksplorasi inovasi untuk memenuhi kebutuhan pasar yang semakin berkembang.





