Kepolisian telah mengungkap hasil mediasi antara seorang guru dengan orang tua murid terkait dugaan kekerasan verbal di sebuah sekolah swasta di Tangerang Selatan. Pelaku telah meminta maaf atas tindakannya dan meyakinkan bahwa niatnya adalah untuk kebaikan anak-anak. Meskipun demikian, pelapor tetap akan melanjutkan laporan polisi yang sudah diajukan. Mediasi dilakukan demi masa depan anak-anak dan diharapkan dapat menyelesaikan masalah tersebut secara damai.
Kasus ini berawal dari ucapan kurang pantas yang dilontarkan oleh seorang guru kepada seorang murid pada bulan Agustus 2025. Meskipun upaya mediasi sudah dilakukan sebelumnya, tidak ada titik temu yang ditemukan. Guru tersebut belum juga meminta maaf kepada siswa tersebut meskipun sudah saatnya untuk melakukannya. Kedua belah pihak diharapkan dapat menyelesaikan masalah ini dengan kebesaran hati. Mediasi dilaksanakan pada 28 Januari 2026 di Polres Tangerang Selatan.
Polda Metro Jaya telah mengungkap kronologi kasus tersebut dan menekankan pentingnya penyelesaian masalah secara damai. Semua pihak diharapkan dapat bekerja sama untuk menyelesaikan konflik tersebut dengan bijaksana. Semoga mediasi yang dilakukan dapat membawa solusi yang baik dan positif untuk semua pihak yang terlibat.





