Pengisian Daya Ultra Cepat yang Aman untuk Baterai Baru

by -39 Views

Mencari mobil listrik (EV) bekas mungkin membuat Anda memperhatikan bahwa unit yang tidak menggunakan fast charging biasanya dijual dengan harga yang lebih tinggi. Hal ini dikarenakan baterai EV cenderung kehilangan kapasitas lebih cepat jika sering menerima pengisian cepat DC. Namun, CATL mengklaim telah menemukan solusi dengan baterai baru mereka yang lebih tahan lama, bahkan dengan pengisian cepat rutin.

Baterai terbaru CATL, yaitu baterai 5C, diklaim dapat mempertahankan 80% kapasitas setelah 1.400 siklus charge-discharge pada suhu 60°C. Dengan jarak tempuh teoritis 600 km per siklus, total jarak tempuh yang dicapai mencapai 840.000 km dalam kondisi panas seperti di Dubai. Di suhu sejuk sekitar 20°C, baterai ini dapat mempertahankan minimal 80% kapasitas setelah 3.000 siklus, setara dengan 1,8 juta km. Hal ini disebut CATL sebagai peningkatan performa baterai yang enam kali lebih baik dari rata-rata industri saat ini.

CATL mengklaim bahwa baterai ini lebih awet karena adanya pelapisan katoda yang padat dan seragam untuk mengurangi degradasi, serta aditif perbaikan yang mengurangi kehilangan lithium. Penggunaan agen responsif suhu khusus disebut dapat memperpanjang usia baterai. Sistem pemantauan baterai ditingkatkan untuk mengarahkan cairan pendingin ke area tertentu pada paket baterai jika suhu terlalu tinggi, yang dapat memperpanjang masa pakai baterai secara signifikan.

Meskipun belum dijelaskan kapan baterai baru ini akan masuk produksi dan digunakan untuk aplikasi komersial, keberadaannya diharapkan dapat mengimbangi kecepatan charger EV yang semakin tinggi dan membuat pengisian baterai lebih mudah. Dengan kemajuan ini, pengisian baterai lima kali dalam satu jam dengan pengisian penuh dalam 12 menit merupakan perkembangan positif dalam industri mobil listrik. Dengan demikian, baterai baru CATL menawarkan pengisian EV yang cepat tanpa dampak negatif yang signifikan.

Source link