Audi Akui Seharusnya Tidak Mengubah Strategi Penamaannya

by -73 Views

Audi Berencana Kembali ke Pendekatan Tradisional dalam Penamaan Model Mobil

Audi sempat ingin membuat pembeda yang lebih jelas antara model bermesin pembakaran (ICE) dan model listrik murni dengan menamai mobil ICE sesuai angka ganjil dan EV dengan angka genap. Namun, rencana tersebut akhirnya dibatalkan, meskipun sempat memengaruhi nama salah satu model intinya. A4 berubah menjadi A5 pada 2024, yang kemudian melahirkan A5/S5 Avant dengan RS5 yang akan segera diluncurkan.

Pabrikan mobil mewah Jerman ini tidak menutup kemungkinan menghadirkan kembali nama A4 di masa depan. Meskipun masih terlalu dini untuk memastikan kapan hal itu akan terjadi. Audi juga telah memperkenalkan beberapa perubahan dalam skema penamaan modelnya, seperti perubahan nama E-Tron menjadi Q8 E-Tron, yang dilakukan saat SUV listrik tersebut mengalami facelift pada 2022.

CEO Audi, Gernot Döllner, menyatakan bahwa mereka terbuka untuk mengembalikan emblem A4 pada rival BMW Seri 3, dan kemungkinan akan meluncurkan A4 E-Tron pada paruh akhir dekade ini. Audi juga telah mengalami beberapa perubahan dalam skema penamaan modelnya, seperti pengenalan skema dua digit berdasarkan output tenaga yang kemudian dibatalkan pada 2024 karena menuai kritik.

Selain itu, Audi bekerja sama dengan SAIC di China untuk meluncurkan merek terpisah untuk mobil listrik, bernama AUDI, tanpa logo Four Rings. Di seluruh dunia, Audi bersiap untuk melakukan perubahan besar pada jajaran produknya, termasuk peluncuran RS5, RS5 Avant, Q7 generasi berikutnya, dan Q9. Ke depan, Audi akan fokus pada pengembangan mobil sport listrik dengan nama baru, yang diharapkan dapat menunjukkan evolusi perusahaan dalam menghadapi pasar mobil listrik.

Source link