Warga di sepanjang Jalan Haji Lebar, Kembangan, Jakarta Barat, memprotes keberadaan gubuk karaoke liar yang diduga menjadi tempat prostitusi ilegal. Protes tersebut disampaikan melalui spanduk yang berisi keresahan dan penolakan terhadap lapak-lapak liar di sepanjang Tol Lingkar Luar Jakarta Barat 2. Menurut seorang warga bernama Chandra, gubuk semi permanen tersebut sering digunakan sebagai tempat hiburan malam dengan adanya aktivitas karaoke yang mengganggu warga sekitar. Ketua RW 01 Kelurahan Meruya Selatan, Nasrullah, juga mengonfirmasi bahwa warga resah karena suara musik yang terus terdengar hingga larut malam. Warga berharap adanya tindakan untuk mengatasi aktivitas di gubuk-gubuk tersebut agar tidak mengganggu ketenangan selama bulan puasa. Satpol PP juga terlihat tengah melakukan patroli dan pengawasan di lokasi tersebut untuk mengawasi aktivitas gubuk karaoke liar yang bertebaran di daerah tersebut.
Protes Warga: Gubuk Karaoke Liar di Kembangan Jakbar



