Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya berhasil membongkar praktik laboratorium tersembunyi narkotika di Tangerang, Banten. Pengungkapan ini melibatkan satu tersangka asal Malaysia dengan peran sebagai pengelola dan operator produksi cairan etomidate. Selain itu, polisi juga menemukan berbagai barang bukti seperti cairan propilen glikol, serbuk etomidate, cartridge berisi cairan etomidate, dan peralatan produksi.
Hasil penggeledahan menunjukkan bahwa barang bukti tersebut memiliki nilai jual yang tinggi di pasar gelap, dengan perkiraan mencapai Rp762 miliar dan mampu memproduksi hingga 380.996 cartridge vape. Penemuan laboratorium ini bermula dari informasi masyarakat yang merasa curiga dengan aktivitas narkotika di wilayah tersebut.
Tersangka dan barang bukti telah diamankan untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut di Mako Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya. Kasus ini menjadi bukti nyata dari kerja keras kepolisian dalam memberantas peredaran narkotika di masyarakat. Kabar baiknya, sebanyak 380.996 jiwa penduduk DKI Jakarta berhasil diselamatkan dari bahaya penyalahgunaan narkoba berkat pengungkapan kasus ini.
Tindakan tegas ini menjadi salah satu langkah preventif dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah sekitar. Semoga dengan penindakan seperti ini, dapat memberikan efek jera serta memberikan pesan kepada pelaku kejahatan bahwa kepolisian selalu siap untuk bertindak keras dan memberantas peredaran narkotika di Indonesia.





