Kondisi Andrie Yunus Berangsur Pulih Setelah Insiden Penyiraman Air Keras
Proses Pemulihan Andrie Yunus
Andrie Yunus, Wakil Koordinator KontraS yang menjadi korban penyiraman air keras, kini dikabarkan mulai pulih setelah menjalani perawatan intensif. Menurut Koordinator KontraS, Dimas Bagus Arya, Andrie telah menjalani serangkaian operasi di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) dan kondisinya kini sudah membaik.
Dimas menjelaskan bahwa Andrie mengalami luka bakar sebesar 20 persen di bagian kanan tubuhnya, serta kerusakan sebesar 40 persen di kornea mata kanannya. Meskipun masih dalam proses pemulihan, perkembangan kondisi Andrie dinilai cukup positif.
Dimas juga menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh berbagai pihak selama proses penanganan kasus ini. Solidaritas dan keberanian semua pihak dalam membantu sesama dihargai dan diapresiasi.
Sidang Perdana Kasus Penganiayaan Andrie Yunus
Sebelumnya, Pengadilan Militer II-08 Jakarta telah menjadwalkan sidang perdana kasus dugaan penganiayaan terhadap Andrie Yunus. Sidang pertama ini akan membacakan surat dakwaan terhadap empat terdakwa yang merupakan anggota militer aktif.
Keempat terdakwa tersebut terdiri dari tiga perwira dan satu bintara, yakni Kapten NDP, Letnan Satu BHW, Letnan Satu SL, dan Sersan Dua ES. Mereka sebelumnya berstatus tersangka dan kini menjadi terdakwa setelah berkas perkara dilimpahkan ke pengadilan.
Perkara ini tercatat dengan nomor register 55/K/207/AL-AU/IV/2026 dan melibatkan delapan orang saksi, lima di antaranya merupakan anggota militer dan tiga lainnya dari kalangan sipil.
Kasus ini terus menjadi sorotan publik, dan dukungan untuk menegakkan keadilan terus mengalir. Semoga proses hukum berjalan dengan transparan dan adil bagi semua pihak yang terlibat.





