Kenali Sindrom Text Neck dan Cara Mencegahnya

by -71 Views

Sindrom Text Neck: Penyebab dan Dampaknya

Kebiasaan menghabiskan waktu berjam-jam untuk scroll media sosial, menonton video, atau membalas pesan di ponsel bisa berdampak buruk pada kesehatan leher. Posisi kepala yang terus menunduk saat menggunakan gadget meningkatkan tekanan pada otot dan tulang leher, sehingga memicu kondisi yang dikenal sebagai sindrom text neck.

Apa Itu Sindrom Text Neck?

Sindrom text neck adalah gangguan pada leher yang muncul akibat kebiasaan mempertahankan posisi kepala condong ke depan saat menggunakan perangkat digital. Posisi tersebut membuat otot, sendi, dan tulang belakang leher bekerja lebih keras dibanding saat kepala berada pada posisi tegak.

Saat kepala menunduk sekitar 15 derajat, beban yang harus ditopang leher meningkat menjadi sekitar 12 kilogram. Pada sudut 30 derajat, tekanannya bertambah hingga sekitar 18 kilogram. Sementara saat kepala menunduk 60 derajat beban yang diterima leher dapat mencapai sekitar 27 kilogram, setara dengan menggendong anak berusia sekitar delapan tahun.

Cara Mencegah Sindrom Text Neck

Pencegahan merupakan langkah paling efektif untuk mengurangi risiko sindrom text neck. Beberapa perubahan kebiasaan sederhana saat menggunakan gadget dapat membantu menjaga kesehatan leher sekaligus mencegah ketegangan pada otot dan sendi.

  1. Posisikan layar sejajar dengan mata: Usahakan ponsel, tablet, atau laptop berada sejajar dengan pandangan mata saat digunakan. Posisi ini membantu menjaga kepala tetap tegak sehingga tekanan pada leher tidak meningkat secara berlebihan.
  2. Batasi penggunaan gadget dan istirahat secara berkala: Hindari menggunakan gadget tanpa jeda dalam waktu yang lama. Sempatkan berdiri, berjalan, atau melakukan peregangan ringan setiap 30 hingga 60 menit.
  3. Lakukan peregangan leher setiap hari: Gerakkan leher secara perlahan ke arah atas, bawah, kanan, dan kiri sesuai batas kenyamanan untuk menjaga kelenturan otot.
  4. Perbaiki postur tubuh dan perkuat otot penyangga: Saat menggunakan gadget, duduk dengan posisi tegak, bahu rileks, dan punggung tersangga dengan baik. Lakukan latihan untuk memperkuat otot punggung atas dan otot inti (core).
  5. Rasakan sinyal dari tubuh: Jangan abaikan rasa pegal, kaku, atau nyeri pada leher setelah menggunakan gadget. Jika leher mulai terasa tidak nyaman, segera ubah posisi duduk, hentikan penggunaan gadget sejenak, atau lakukan peregangan ringan.

Source link