Kronologi Kecelakaan Beruntun di Tol Jakarta-Cikampek
Satuan Patroli Jalan Raya (PJR) Cikampek Korlantas Polri mengungkap kronologi kecelakaan beruntun yang terjadi di Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek. Kecelakaan melibatkan empat kendaraan di kilometer 26.600 Jalur B arah Jakarta pada Jumat.
Kronologi kecelakaan ini dikemukakan oleh Kepala Induk Patroli Jalan Raya (PJR) Cikampek Korlantas Polri, Kompol Sandy Titah Nugraha. Menurutnya, kecelakaan ini diakibatkan oleh kelalaian salah satu pengemudi yang tidak memperhatikan jarak aman saat arus lalu lintas melambat di lajur cepat.
Penyebab Kecelakaan Beruntun
Pada pukul 05.01 WIB, keempat kendaraan bergerak searah dari arah Cikampek menuju Jakarta. Saat tiba di lokasi kejadian, dua kendaraan di barisan depan melaju di Lajur 4, yaitu Jeep Lexus dan BYD Seal. Ketika terjadi perlambatan arus di Lajur 4, pengemudi kedua kendaraan tersebut melakukan pengereman untuk menyesuaikan kecepatan.
Saat melihat perlambatan di Lajur 4, pengemudi Isuzu Traga yang berada di belakang, mencoba berpindah ke Lajur 3 yang lebih lengang untuk menghindari tabrakan. Namun, proses perpindahan lajur belum selesai sepenuhnya, sehingga bagian belakang mobil Isuzu Traga masih menutup sebagian Lajur 4.
Tabrakan Beruntun
Pada saat yang bersamaan, sebuah truk ringan berada di Lajur 4. Karena jarak yang terlalu dekat dan kecepatan yang tidak dapat diredam, truk tersebut tidak mampu melakukan pengereman maksimal. Truk itu langsung menghantam bagian belakang Isuzu Traga, memicu efek domino ke kendaraan di depannya.
Truk mendorong Isuzu Traga, yang kemudian menabrak BYD Seal, dan akhirnya mendorong Jeep Lexus di barisan paling depan. Akibat tabrakan berantai ini, pengemudi BYD Seal mengalami luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit terdekat.
Setelah tabrakan beruntun mereda, keempat kendaraan berhenti dengan posisi akhir masing-masing. Jeep Lexus berhenti di Lajur 4 menghadap barat, BYD Seal berhenti di antara Lajur 3 dan Lajur 4 menghadap utara, Isuzu Traga berhenti di antara Lajur 3 dan Lajur 4 menghadap utara, dan truk ringan berhenti di Lajur 4 menghadap barat.





