Peristiwa Terkait Keamanan Jakarta Pada Senin Kemarin
Jakarta (ANTARA) – Sejumlah peristiwa berkaitan dengan keamanan menghiasi Jakarta yang terjadi pada Senin (10/8) kemarin, mulai dari ekshumasi Sutrimo hingga pemeriksaan YouTuber Bigmo. Berikut berita selengkapnya yang masih menarik untuk dibaca kembali.
LPSK Jemput Bola untuk Mendampingi Keluarga Sutrimo
Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) melakukan “jemput bola” untuk menjangkau keluarga almarhum Sutrimo guna menawarkan hak perlindungan dan pendampingan hukum terkait kasus kematian Sutrimo yang tengah ditangani kepolisian. Wakil Ketua LPSK, Susilaningtias, menyatakan pihaknya siap memberikan arahan kepada keluarga korban setelah berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya mengenai penanganan kasus tersebut.
Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Penyidikan, Ekshumasi Digelar Rabu
Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya meningkatkan status penanganan perkara kematian S alias Sutrimo dari tahap penyelidikan ke penyidikan. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin, menjelaskan bahwa penanganan perkara tersebut dilakukan berdasarkan laporan masyarakat di Bareskrim Polri dan laporan keluarga korban di Polresta Banyumas, Jawa Tengah.
Motor Wartawan Hilang Usai Liputan di Kantor Kemenko Polkam
Sebuah insiden terjadi di Kantor Kemenko Polkam di mana sepeda motor milik pewarta iNews Media Group, Danandaya Arya Putra, hilang saat bertugas meliput. Kasus ini telah dilaporkan ke pihak kepolisian dan Danandaya memberikan keterangannya terkait kejadian tersebut.
Selengkapnya baca di sini
Polisi Jadwalkan Pemeriksaan YouTuber Bigmo pada Senin Siang
Polda Metro Jaya menjadwalkan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap YouTuber bernama Bigmo terkait kasus promosi rokok elektrik (vape) yang melibatkan anak. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, memastikan kehadiran pihak terkait dalam pemeriksaan.
Penangkapan Tiga Remaja yang Bawa Senjata Tajam di Depok
Kepolisian Sektor (Polsek) Beji, Kota Depok, Jawa Barat, berhasil menangkap tiga orang remaja yang membawa senjata tajam dan diduga hendak melakukan tawuran di kawasan Jalan Kemiri Jaya. Kapolsek Beji, Kompol Antonius, membenarkan adanya penangkapan ketiga remaja tersebut setelah dicegat oleh warga setempat.
Sumber: ANTARA News





