Profil Sayuti Melik: Penulis Teks Proklamasi Indonesia

by -95 Views




Menelusuri Jejak Jurnalis dan Pejuang Kemerdekaan, Sayuti Melik

Menelusuri Jejak Jurnalis dan Pejuang Kemerdekaan, Sayuti Melik

Jakarta (ANTARA) – Sayuti Melik merupakan sosok penting dalam sejarah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Ia lahir di Sleman, Yogyakarta, pada 22 November 1908 dan dikenal sebagai orang yang mengetik naskah Proklamasi yang dibacakan pada 17 Agustus 1945.

Aktivitas Jurnalis dan Politik

Sayuti Melik adalah seorang aktivis nasionalis, jurnalis, dan juga politisi. Bersama istrinya, S.K. Trimurti, ia pernah menerbitkan surat kabar Pesat di Semarang. Melalui kegiatan jurnalistiknya, ia aktif menyuarakan gagasan-gagasan tentang kebangsaan dan perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Ayah Sayuti, Abdul Muin atau Partoprawito, juga memberikan pengaruh nasionalisme kepadanya sejak ia masih muda. Ayahnya dikenal sebagai seorang yang berani mengkritik kebijakan pemerintah kolonial Belanda sebagai lurah di Sleman.

Peran dalam Proklamasi Kemerdekaan

Pada malam 16 Agustus hingga dini hari 17 Agustus 1945, di rumah Laksamana Tadashi Maeda, Sayuti Melik ditugaskan untuk mengetik naskah Proklamasi yang telah dirumuskan oleh Soekarno, Mohammad Hatta, dan Ahmad Soebardjo. Meskipun bukan perumus utama, peran Sayuti dalam pengetikan naskah tersebut sangat penting.

Salah satu perubahan pada naskah adalah kata “tempoh” yang diubah menjadi “tempo” serta penambahan kata “Atas nama bangsa Indonesia” di bagian penutup.

Perjuangan Kemerdekaan

Sayuti Melik juga terlibat aktif dalam mendorong proklamasi kemerdekaan Indonesia setelah Jepang menyerah kepada Sekutu. Bersama pemuda lainnya, ia terlibat dalam peristiwa Rengasdengklok yang bertujuan mempercepat pernyataan kemerdekaan.

Setelah Indonesia merdeka, Sayuti tetap terlibat dalam kehidupan politik sebagai anggota KNIP dan DPR/MPR pada masa Orde Baru. Ia wafat di Jakarta pada 27 Februari 1989, namun jasanya sebagai pejuang kemerdekaan tetap dikenang hingga kini.

Sayuti Melik bukan hanya sekadar pengetik teks Proklamasi, tetapi juga seorang jurnalis, aktivis, dan pejuang yang turut berperan dalam perjalanan panjang perjuangan bangsa Indonesia menuju kemerdekaan.


Source link